Seberapa kuat seseorang mampu menanggung tekanan pekerjaan secara terus menerus? Dalam hitungan bulan, atau bahkan lebih dari satu tahun? Namun tetap saja ia membutuhkan rehat untuk menjaga emosinya tetap stabil, untuk menjaga hidupnya agar seimbang.

Baca Juga: Tempat Wisata Semarang

Jika Anda mulai marah-marah tanpa alasan yang jelas, mulai mengeluhkan sakit kepala yang tidak mereda. Sementara Anda menghabiskan waktu dari pagi hingga malam hari berkutat dalam pekerjaan, namun Anda tidak kunjung menemukan yang Anda kejar. Hari-hari yang Anda jalani begitu hampa.

Itu tanda bahwa Anda harus mengambil formulir cuti dan mengisinya. Anda harus segera kembali mengisi jiwa Anda yang sudah kosong, jiwa yang isinya hanya kebutuhan dunia yang tidak akan pernah habis dikejar.

Jika pekerjaan Anda begitu sulit ditinggalkan, menyelinaplah. Anda bisa pergi diam-diam dengan mendelegasikan beberapa pekerjaan pada orang yang benar-benar Anda percaya. Anda membutuhkan tempat yang tenang, membutuhkan tempat dengan oksigen yang lebih berlimpah dan bebas polusi.

Ada banyak tempat yang bisa Anda tuju, tapi jika Anda tidak punya keberanian untuk mencoba-coba, khawatir mendapatkan kekecewaan padahal Anda tengah mencari ketenangan. Untuk tujuan-tujuan demikian tampaknya Bali https://www.youtube.com/channel/UCp1Y-gCXEUnKTIRdop6uOCQ tetap tidak tergantikan.

Di beberapa tempat, Bali memang sudah terlalu ramai, namun jika Anda beruntung, Anda bisa menemukan penginapan di kota Bali yang tepat, sesuai dengan kebutuhan masa istirahat Anda.

Di Jalan Kayu Ayu Seminyak Beach terdapat hotel The Legian Bali yang memiliki suasana ketenangan yang Anda butuhkan.

Lokasinya yang berada tepat di tepi pantai Seminyak, dengan kamar-kamar yang langsung mengadap ke lautan lepas, kolam renang bernuansa biru dengan hembusan angin pantai, dan fasilitas Spa yang juga menghadap langsung ke arah laut memungkinkan mata Anda selalu melihat lebih leluasa.

Baca Juga: Menghindari Macet Menuju Lembang

Asupan oksigen yang maksimal beserta ketenangan yang Anda dapatkan, perlahan-lahan akan membuat Anda lebih relaks. Seluruh syaraf ditubuh Anda mengendur secara otomatis.

Anda bisa melakukan apa pun yang Anda sukai. Jika selama bekerja Anda merasa sedikit sekali untuk tidur. Dalam masa liburan ini tidak ada yang akan melarang Anda jika ingin menghabiskan waktu dengan tidur sepanjang hari. Tentu akan berbeda antara tidur di rumah dengan tidur di tempat senyaman hotel.

Atau, jika Anda berniat berjalan-jalan si sekitar The Legian Bali, di sepanjang jalan Anda akan melihat ritual-ritual masyarakat Bali yang masih dilakukan. Mereka begitu memegang teguh sisi religius untuk hidup yang seimbang.

Melihat masyarakat Bali yang masih memegang adat istiadat mereka, Anda akan terbawa dengan memaknai sesuatu jadi lebih mendalam.

Tidak sampai 1 km dari The Legian Bali, Anda bisa menemukan Taksu Galery. Sebuah galeri yang menampilkan seni kontemprer yang terkemuka. Taksu Galeri dibangun di 3 tempat di Asia Tenggara; Kuala Lumpur, Singapuran, dan Bali.

Taksu adalah tempat berkumpulnya seniman dari berbagai aliran yang mengusung seni urban. Dibedakan berdasarkan bakat dan akademisi yang telah mendapatkan penghargaan lokal maupun internasional. Anda bisa menikmati karya-karya seniman muda Asia Tenggara di sana.

Masih berada di kawasan yang sama, Anda bisa mengunjungi pura Petitenget yang menyimpan cerita magis. Tentang Buta Ijo yang sering mengganggu penduduk yang datang, hingga menjadi sakit. Lantas, seorang pendeta menyarankan memberikan sesaji bagi Buta Ijo berupa nasi Sasahan.

Pura tersebut dibangun di dataran tanah yang lebih tinggi dari sekelilingnya. Setiap hari Melasti, pura ini dijadikan tempat untuk melis bagi penduduk setempat. Juga sebagai tempat bagi upacara Piodalan yang diperingati setiap 6 bulan sekali atau 210 hari sekali.

Jika Anda berdiri di atas pura, di sebelah barat, Anda bisa melihat dengan leluasa pantai petitenget yang indah dan tidak seramai patai ubud. Ombak-ombak yang besar sering dimanfaatkan oleh wisatawan asing untuk berselancar.

Baca Juga: Tempat Wisata Sragen

Mengunjungi tempat-tempat yang tidak terlalu ramai, berjalan di tepi pantai dalam keheningan, hanya mendengarkan irama alam dan suara hati Anda sendiri, adalah saat-saat Anda bisa menemukan ketenangan. Seiring jiwa dan raga Anda yang menjadi lebih rileks, fokus Anda akan terus membaik ketika kembali ke dunia pekerjaan Anda. Selamat berlibur.